Filosofi Faktor Produktifitas Pekerja

Ada banyak faktor yang mempengaruhi produktifitas pekerja, beberapa diantaranya seperti cuaca, suhu, upah, bakat, usia pekerja, waktu istirahat, jam lembur, penguasaan teknologi, hingga organisasi dan manajemen proyek. Mengingat banyaknya faktor-faktor yang mempengaruhi produktifitas pekerja, maka akan sangat membantu apabila faktor-faktor tersebut diklasifikasikan.

1 Filosofi Kern

Menurut Kern (1982), produktifitas pekerja dapat dibagi menjadi tiga kelompok, yaitu pekerja haruslah “yang mau” mengerjakan pekerjaannya, “yang tahu” bagaimana mengerjakan pekerjaannya, dan “yang diijinkan” untuk mengerjakan pekerjaannya. Disini kontrol manajemen akan memegang peranan penting dalam menghubungkan ketiga kelompok tersebut. Dari ketiga kelompok yang, sasaran manajemen adalah membuat pekerja “yang diijinkan” mengerjakan pekerjaannya. Disini berarti pekerja sudah memiliki pengalaman dan pengetahuan yang cukup untuk diijinkan mengerjakan pekerjaannya sendiri.

Tabel 1 Faktor Produktifitas Pekerja Menurut Filosofi Kern

YANG MAU

YANG TAHU

YANG DIIJINKAN

Sasaran pekerjaan

Uraian tugas

Atmosfer interpersonal

Kompensasi

Kondisi sekitar

Kemampuan fisik

Hubungan sosial

Edukasi

Pelatihan

Organisasi

Material

Peralatan

Informasi

Waktu bertindak

Sumber: Lynn D. Dorsey in Kern (1982)

2 Filosofi Neil

Neil (1982) telah mengidentifikasikan berbagai faktor yang mempengaruhi produktifitas pekerja dalam dunia jasa konstruksi. Dapat terlihat bahwa banyak dari faktor-faktor yang disebutkan Neil ternyata dapat diminimalisir atau bahkan dihilangkan dengan penerapan manajemen konstruksi yang baik. Gambar 1 menunjukkan faktor-faktor yang mempengaruhi produktifitas pekerja versi Neil.

Gambar 1 Faktor produktifitas rendah. Diambil dari Neil (1982)

 

3 Faktor Internal dan Eksternal

Cara lain dalam mengelompokkan faktor-faktor yang mempengaruhi produktifitas pekerja adalah dengan mengelompokkannya berdasarkan penyebabnya. Apabila penyebabnya berasal dari dalam dan masih bisa diatasi maka dikelompokkan sebagai faktor internal, sedangkan apabila penyebabnya berasal dari luar dan sulit atau tidak dapat diatasi oleh pihak manajemen maka dikelompokkan sebagai faktor eksternal.

Table 2 Faktor Internal dan Eksternal

INTERNAL

EKSTERNAL

Material dan peralatan

Supervisi

Kepemimpinan

Kualitas

Waktu

Manpower

Safety

Motivasi

Cuaca

Peraturan pemerintah setempat

Standar konsultan

Klaim klien

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s