Para Pohon dan Si Penebang

Seorang penebang pohon masuk ke dalam hutan untuk menemui para pohon dan memohon diberikan sebongkah kecil kayu yang akan digunakannya sebagai pegangan kapaknya. Para pohon menyetujui permohonan sederhana tersebut dan memberikannya sebongkah kayu kecil. Demikianlah si penebang kayu mulai membuat pegangan kokoh dan indah bagi mata kapaknya. Tidak lama setelah itu si penebang pohon pergi lagi ke dalam hutan dan mulai menebang pohon-pohon yang ada dengan kapak barunya. Ketika para pohon melihat hal itu mereka menangis dan berkata, “Oh tidak! Oh tidak! Kita sudah tamat, tapi hanya kitalah yang patut disalahkan. Sedikit yang kami berikan tapi telah menamatkan kami semua. Seandainya kami tidak mengorbankan bongkahan kayu kecil itu mungkin kami masih akan berdiri hingga ratusan tahun lagi.”

One of Aesop’s Fables
Illustrated by Arthur Rackham

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s